Kubenci saat kau ucap Darl,
Tapi ku suka menyebutmu Darlaaa...
Jangan marah Darlaa sayank
Hanya mencoba membuat impas
Apa yang kau tanam, pasti kan kau tuai kan
Disitu logikanya...
Tak usah bermuluk dengan idealism yang selalu kau kampanyekan
Cobalah sesekali renungi,
Apa makna arti semua ini
Selamat malam Darlaa...
Selamat pagi segala egomu yang kan mencuat
Mari bertemu di ruang temu yang semu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar